19 Feb 2026
Oleh:
Adam Akhinal Rozaq
Sumber Gambar:
Adam Akhinal Rozaq
Sabtu, 14 Februari 2026 - Youth Ranger Indonesia Regional Sulawesi Selatan (YRI Sulsel) resmi menggelar kegiatan Onboarding Batch 4 di Makassar Government Center (MGC), Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan sebagai langkah awal perjalanan kepengurusan baru. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan pertama bagi para pengurus setelah melalui proses seleksi sebelum melangkah lebih jauh dalam menyusun dan menjalankan program kerja organisasi.
Onboarding merupakan fase penting yang dirancang untuk mempererat relasi, membangun kesamaan visi, serta menyatukan semangat kolaborasi antaranggota. Dengan mengusung tema “First Love,” kegiatan ini dimaknai sebagai momen perkenalan pertama yang penuh kesan, sebuah titik awal untuk menumbuhkan rasa memiliki, komitmen, dan dedikasi dalam berproses bersama di YRI Sulsel.
Sebagai platform berbasis komunitas, YRI Sulsel berfokus pada pengembangan kapasitas anak muda yang aktif, kolaboratif, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan dengan program edukasi, aksi sosial, advokasi isu-isu strategis, serta kaderisasi kepemimpinan yang berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, YRI Sulsel berpegang pada nilai-nilai utama, yaitu Harmonis, Aktif, Tumbuh, dan Inklusif yang digambarkan sebagai bentuk kata “HATI.” Nilai Harmonis menekankan empati, niat baik, serta kepedulian dalam tiap interaksi, yakni aktif mendorong kolaborasi, saling percaya, dan keterlibatan nyata. Tumbuh berarti belajar serta berkembang bersama secara berkelanjutan, sementara inklusi menciptakan ruang aman yang suportif dan saling menghargai.
Leader YRI Sulsel, Muhammad Adrian Zaen, menegaskan bahwa tema “First Love: Mulai dari Hati” bukan hanya sekadar slogan, melainkan juga fondasi dalam bergerak. Menurutnya, dedikasi pemuda harus berakar pada ketulusan agar mampu memberikan dampak yang berkelanjutan. “Onboarding tidak hanya sekadar agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk menanamkan nilai, membangun koneksi, dan menumbuhkan komitmen bersama. Kami ingin tiap anggota memulai langkah mereka di sini dengan rasa memiliki yang kuat terhadap isu-isu sosial di sekitar kita,” ujar Adrian.
Selain itu, Adrian menekankan bahwa angkatan kali ini memiliki energi luar biasa yang diharapkan dapat menjadi penggerak bagi program-program strategis YRI ke depan. “Fokus kami adalah bagaimana energi mereka yang meluap-luap ini bisa terwadahi melalui program pelatihan dan mentoring yang adaptif. Kami ingin anggota batch 4 tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga mampu merancang solusi atas tantangan yang ada di Sulawesi Selatan,” tambahnya.
Vice Leader YRI Sulsel, Athaya Najibah Alatas, menegaskan bahwa onboarding bukan sekadar agenda seremonial, melainkan fondasi awal dalam membangun tim yang solid. “Onboarding ini adalah ‘first love’ kita sebagai satu keluarga baru di YRI Sulsel. Di sinilah, tempat untuk saling mengenal bukan hanya sebagai pengurus, melainkan juga sebagai individu dengan mimpi dan semangat yang sama untuk berdampak. Kami ingin tiap anggota merasa diterima, dihargai, dan tumbuh bersama,” ujar Athaya.
Ia menambahkan bahwa proses awal yang hangat dan terbuka akan menjadi penentu arah perjalanan organisasi selama satu periode ke depan. “Ketika fondasi dibangun dengan nilai “HATI,” program kerja yang lahir nantinya tidak hanya sekadar agenda, tetapi juga benar-benar menjadi gerakan yang punya makna,” lanjutnya.
Senada dengan itu, Staf YRI Sulsel, Muhammad Razan, berpendapat bahwa onboarding menjadi momentum untuk membangun kepercayaan dan komunikasi antaranggota. ”Menurut saya, tema ‘First Love’ sangat relevan karena kesan pertama itu penting. Dari sini, kita belajar memahami karakter satu sama lain, membangun chemistry tim, dan menyatukan tujuan. Kalau awalnya sudah kuat, kita akan lebih siap menghadapi tantangan ke depannya,” ungkap Razan.
Melalui Onboarding Batch 4, YRI Sulsel menyatakan komitmennya untuk tidak hanya membentuk tim kerja, tetapi juga membangun ekosistem belajar yang suportif dan inklusif. Dengan semangat ‘first love’ dan berlandaskan nilai HATI, para pengurus baru diharapkan mampu melangkah bersama, merancang program yang solutif, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Onboarding ini pun menjadi simbol bahwa tiap perjalanan besar selalu dimulai dari satu pertemuan sederhana, dari rasa pertama yang kemudian tumbuh menjadi gerakan bersama untuk perubahan.
Editor: Rakha Anaqi Setyawan
Self Healing Kebutuhan atau Pemborosan Berkedok Mental Health
05 Mar 2025
Gen-Zummit 2025: Gen-Ztrive dan Youth Ranger Indonesia Berhasil Kumpulkan Lebih Dari 1.000 Gen Z Dalam Mewujudkan Inovasi Menuju Indonesia Emas 2045
27 May 2025
Youth Ranger Indonesia Sukses Gelar Mentoring Go Public 2025 Part 1: Bangun Kesadaran dan Dorong Perubahan
13 May 2025